Sabtu, 21 September 2013

Surat Untukmu

Assalamu’alaikum warohmatullaahi wabarokatuh..
Teruntukmu yang disana..


Hey kamu yang senang memakai celana berwarna cream J
Berawal dari kegiatan yang kita jalani bersama sewaktu bulan puasa kemarin (karena kita sama-sama anak organisasi). Dari situ, disaat melihatmu, muncul perasaan aneh yang aku tak tahu itu apa. Padahal kita belum kenal satu sama lain. Selang beberapa lama, tak aku risaukan lagi perasaan itu.

Tak tahu kenapa, tiba-tiba aku memimpikanmu. Selama beberapa hari berturut-turut. Hari itu, awal bulan September. Selama seminggu, kita ada acara bersama lagi di salah satu lapangan olahraga. Intensitas bertemu dan melihatmu yang semakin sering, ditambah dengan mimpi tentangmu, membuat perasaan itu muncul lagi. Kita memang tak pernah ngobrol. Bertanya pun hanya seperlunya. Tapi diam-diam aku memperhatikanmu. Kamu yang tak pernah meninggalkan sholat. Karena nyaris setiap kamu sholat, kebetulan aku melihatnya. Ketika ada satu rangkaian acara yang mempertontonkan para perempuan dengan pakaian yang bisa dikatakan ‘mini’, para lelaki yang lain sangat semangat melihatnya. Tetapi kamu tidak. Aku tahu, karena aku memperhatikanmu saat itu (jika aku tak salah lihat dan ku yakin itu). Kamu justru keluar dari area dan tidak ikut melihat. Sungguh, itu semakin membuatku kagum padamu.

Beberapa hari lalu, ada ospek di kampus. Para maba disuruh bikin surat cinta dan kamu dapat surat dari perempuan berkerudung. Dibaca di depan maba lain dan panitia. Rasanya ituuuuuuuu...........

Ada perempuan yang dengan berani mengirimkan surat padamu, memfollow dan mention minta di follback sama kamu. Sampai-sampai ada yang menitip salam untukmu. Sedangkan aku? Hanya bisa menstalking tanpa pernah berani memfollow. Aku yang hanya bisa memendamnya sendiri, tanpa berusaha menunjukkan kekagumanku padamu. Aku yang hanya bisa memperhatikanmu diam-diam.

Aku mengagumimu bukan karena fisikmu, bukan karena siapa kamu di dalam atau di luar kampus, tak peduli bagaimana keadaanmu. Aku mengagumimu dari sikapmu, dari aura yang kamu pancarkan dalam dirimu. Aku mengagumi itu semua yang ada didirimu. Aku bisa mengagumimu karena Dia memberikan perasaan itu padaku.

Terima kasih, karena kamu, aku merasa menjadi lebih baik. Menjadi lebih sering mencurahkan isi hati pada-Nya. Karena hanya Dia yang tahu isi hati manusia. Aku banyak belajar darimu. Aku pun berusaha introspeksi diri. Aku ingin berubah menjadi jauh lebih baik. Bukan agar kamu tertarik padaku. Bukan, bukan itu. Tapi karena disaat aku menginginkan lelaki yang baik, tidak menutup kemungkinan kamu atau siapapun menginginkan seseorang yang baik juga kan? Ya, aku akan berusaha. Insya Allah.

Terkadang ingin rasanya mengenalmu lebih dekat. Tapi aku tak tahu bagaimana caranya. Hanya doa yang bisa ku panjatkan. Walau kamu tak tahu, Dia tahu semuanya. Tahu perasaan kagumku padamu. Dan jika memang Dia berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin kan?

Tapi aku tak berharap banyak. Cukup dengan melihatmu saja, aku sudah senang. Karena aku pun tahu diri. Banyak perempuan yang menyukaimu, yang pastinya cantik-cantik dan jauh lebih baik dariku. Ku rasa, kamu pun sudah menyukai perempuan lain.

Satu hal yang perlu kamu tahu, untuk ke sekian kalinya ku katakan, aku mengagumimu J


Wassalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar